90 menit yang kita tunggu musim ini jatuh pada hari Minggu pukul 19.00. Semenjak lahirnya kelompok supporter di kubu lawan, seperti setiap musim sebelumnya dalam sepakbola Indonesia, partai satu ini artinya lebih dari pada acara apapun dalam hidup para bobotoh. Tak perlu ditulis disini apa yang jadi latar belakang hal itu terjadi. Tapi iklim ini adalah keuntungan yang sangat besar untuk kompetisi Sepakbola Indonesia. Ujungnya adalah bisnis yang menggiurkan.
Dari semenjak 1 minggu kemarin, atau tepat setelah pertandingan perdana Persib Bandung, banyak bobotoh yang merasa kecewa karena ternyata agen resmi yang menjual tiket pertandingan selanjutnya Persib Bandung sudah meletakan pemberitahuan bahwa tiket untuk pertandingan melawan Persija Jakarta ini sudah habis terjual.
Kalaupun ternyata ada beberapa orang yang menjual tiket, harganya sudah berkali-kali lipat dari harga resmi. Untuk beberapa orang bobotoh mungkin masih bisa terbeli, tetapi sebagian besar lagi hanya bisa mengelus dada.
Sementara itu, disisi lain, tiket pertandingan Persib adalah bisnis
yang menggiurkan. Kapasitas stadion Siliwangi adalah bagian dari
keuntungan itu. Maka disini bobotoh sejatilah yang akan berkorban.
Materi, pikiran, waktu, dsb. Mereka yakin inilah harga yang setimpal
untuk sebuah kehormatan. Itu keyakinan mereka.
Tim Persib sendiri tak kalah berkorban. Dalam beberapa hari terakhir,
para pelatih, pemain, official sudah memusatkan konsentrasi untuk
menghadapi partai ini. Mental pemain adalah yang utama untuk di
perhatikan. Beberapa komentar dari pelatih dan pemain di beberapa surat
kabar lokal selalu menyebutkan hal ini.
Jaya Hartono mengatakan bahwa kemenangan 5-2 harus sudah dilupakan,
kita akan menghadapi partai yang lebih berat. Hilton Moreira pun
mengatakan bahwa ia telah mengetahui bagaimana antusiasme bobotoh dan
itu memberinya (dan seluruh squad Persib lainnya) sebuah motivasi yang
lebih untuk tampil maksimal dan tidak mengecewakan.
442 adalah formasi yang sudah diplot JH untuk Persib Bandung pada musim
ini. Komposisi pemain dan style of play dari formasi itu mungkin yang
akan berubah. Tapi dalam kesempatan wawancara kemarin, JH mengatakan
bahwa ia tidak akan banyak merubah strategi minggu lalunya.
Secara strategi, apa yang diperagakan pemain dalam lapangan nanti
mungkin memang tak banyak berubah, namun jika sudah menyangkut partai
ini, strategi pelatih bukanlah lagi hal yang terpenting. Yang paling
penting adalah bagaimana kita berjuang sekuat tenaga untuk memenangi
pertandingan. Pertandingan lalu adalah satu contoh yang cocok untuk
kembali kita hadirkan.
Bagaimana para pemain memperlihatkan semangat juang tinggi untuk tidak
kalah, bagaimana setiap pemain berusaha untuk tidak kehilangan bola.
Biarlah hasil akhir kita serahkan pada Yang Diatas. Bagaimanapun
keberuntungan hanya didapat oleh mereka yang berusaha.
Di kubu tamu sendiri, sekarang telah ditangani oleh seorang pelatih
yang sangat pintar. Ia menguasai beberapa bahasa asing, ia telah malang
melintang melatih klub sepakbola, bahkan sampai negeri Italia. Dengan
komposisi pemain mereka sekarang, mereka menggunakan formasi 433. Kalau
prediksi saya, untuk partai kali ini mereka akan mengubah formasi
menjadi 451.
Di posisi kiper, ada Hendro Kartiko, seorang kiper veteran, namun
veteran adalah hal yang biasa untuk seorang kiper. Di belakang, mereka
mempunyai 2 orang center back yang sangat tangguh. Posturnya tinggi dan
biasa bermain keras. Ke tengah, ada ponaryo sebagai jendral. Aliyudin
dan Greg akan menggunakan kecepatan mereka untuk menyerang dari sisi
lapangan. Greg selalu membawa bola sampai ke kotak penalti untuk
kemudian mengumpan kepada rekan yang lain. Sementara Aliyudin akan
mencoba untuk mencari daerah kosong kemudian berlari untuk menyongsong
umpan rekannya. Sebagai target man mereka menempatkan Bambang
Pamungkas. Selain punya naluri gol tinggi, pemain ini juga mempunyai
fungsi sebagai seorang target man, dimana ia akan menarik perhatian
lini belakang lawan, kemudian memberikan ruang kosong kepada tandemnya
untuk bisa mempunyai kesempatan mencetak gol.
Jangan lupakan juga kemampuan set pieces dari Ismed Sofyan dan Bepe.
Musim kemarin hasil akhir adalah 3-0. Hal ini semakin menebalkan rasa
percaya bobotoh akan hasil nanti, karena media memprediksi bahwa tahun
ini squad kita lebih baik.
Melihat, mendengar, dan merasakan hal itu semua, 90 menit nanti mungkin
adalah waktu terpenting kita dalam musim ini. Selamat bertanding untuk
para pemain, semoga happy ending untuk para bobotoh.
Wassalam
|